WELCOME TO MY BLOG

widgets

New Face Miss Henny's Blog

Mencoba penampilan baru :)

Who am i ?

I'am a teacher of Information Technology :P

Tik tok tik tok

Life is long journey, nothing to loose, but make your own personality is the important thing

Love yourself

Before think about others :)

Monday, September 2, 2019

BAB II.3 SPREADSHEET KELAS 7 INFORMATIKA - CHART

Berikut langkah-langkah membuat chart :
  1. Pilih range data di lembar kerja pertama (January), yaitu sel A1:B6.
    Pilih range data lembar kerja January
  2. Pada tab Insert, pilih tipe chart. Misalnya: tipe Kolom 2-D. Sebuah chart akan ditampilkan pada lembar kerja.
    Tampilan awal chart dengan data January
  3. Klik pada chart. Kemudian pada tab Design, klik Select Data.
  4. Di kotak dialog Select Data Series, ikuti langkah-langkah berikut untuk menambahkan seri data dari lembar kerja yang lain (February dan March):
    1. Di bagian Legend Entries (Series), klik tombol Add.
      Klik tombol Add untuk menambahkan seri data dari lembar lain
    2. Klik tanda panah merah pada kotak Series name
      Kotak dialog Edit Series
      Klik lembar kerja February dan kemudian klik sel yang berisi nama untuk seri ini, yaitu sel B1. Klik lagi tanda panah merah untuk menutup kotak kecil ini.
      Pilih sel nama untuk lembar kerja February
    3. Selanjutnya klik tanda panah merah pada kotak Series values dan pilih range data pada lembar kerja February, yaitu sel B2:B6. Klik lagi tanda panah merah.
      Pilih range data lembar kerja February
    4. Klik OK untuk menutup kotak dialog Edit Series. Sekarang kita sudah selesai menambahkan data February ke dalam grafik.
    5. Ulangi langkah 4a – 4d di atas untuk menambahkan data dari lembar kerja March.

  5. 6. Klik OK untuk menutup kotak dialog Select Data Series. Selesai.
  6. Tampilan akhir grafik Excel dari lembar kerja berbeda - January - February - March

Wednesday, August 28, 2019

BAB II.2 SPREADSHEET KELAS 7 INFORMATIKA - LOGIKA

MATERI KELAS 7 INFORMATIKA
BAB II.2 SPREADSHEET

FUNGSI LOGIKA (IF)

Pada umumnya fungsi logika digunakan jika kita memerlukan suatu pernyataan logika. Untuk menggunakan pernyataan logika ini diperlukan salah satu operator relasi (operator pembanding) berikut ini:

Simbol
Keterangan
=
Sama dengan
<>
Tidak sama dengan
>
Lebih dari
<
Kurang dari
>=
Lebih dari sama dengan
<=
Kurang dari sama dengan
Fungsi logika IF adalah fungsi untuk mengambil keputusan berdasarkan alternatif yang ada. Pada umumnya penulisan fungsi logika IF mempunyai bentuk:
=IF(logical_test;[value_if_true];[value_if_false])
Artinya:
Bila kondisi benar atau logical_test maka perintah pada value_if_true yang akan dilaksanakan, jika kondisi salah (tidak memenuhi) maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan.
Sebagai contoh, Isilah kolom keterangan dibawah ini dengan pernyataan sebagai berikut Jika nilai rata rata nilai Matematika, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris diatas 65 maka siswa tersebut tuntas jika tidak maka remidi.

Pembahasan dan Penyelesaian soal Fungsi IF diatas

Kalau kita bayangkan berarti untuk pernyataan adalah jika nilai dari keterangan diatas 65 dan pernyataan jika benar adalah “ Tuntas” dan jika pernyataan tersebut salah maka hasilnya adalah “ Remidi” sehingga penulisannya fungsinya seperti dibawah ini.
=if(F4>65, “ Tuntas”, “ Remidi”)
Sehingga hasilnya seperti pada gambar dibawah ini